Rabu, 26 Juni 2013

Aku ingin~

Selamat Siang~
Aku tidak harap kamu yang aku maksud dalam cerita ini membacanya

Saat itu... Kamu hadir..
Dengan membawa banyak sekali cerita yang belum aku ketahui..
Kamu menceritakan satu persatu cerita itu..
Dengan kehebohan canda dan tawamu yang mengundang aku untuk tertawa..

Haha.. Kisah itu sangat lucu sekali bukan?
Dan setiap hari, kamu selalu melakukan itu..
Aku senang... Kamu menceritakan hal baru itu dan membuat aku tertawa..
Bahkan sesekali aku sampai lupa waktu..

Hingga pada akhirnya..
Tertawaku,senyumku,bahagiaku, kamu rubah seketika..
Menjadi tangis,sedih,dan kekecewaan..
Kamu tiba-tiba bilang 'Aku harus pergi'
Secepat itukah kamu merubah segalanya?
Aku sudah terlalu nyaman denganmu..
Dengan semua cerita ceritamu...

Dan dengan mudahnya kamu menyuruhku untuk melupakan semuanya yang pernah terjadi antara kamu sama aku..
Untuk melupakan kenangan manis, cerita manismu, candaan serta tawamu..
Begitukah?

Bertahun-tahun berlalu...
Aku masih mengingat semuanya..
Meskipun kamu memaksa aku untuk melupakan kamu..
Tetapi tetap saja tidak bisa..

Kamu masih selalu ada di setiap doa dalam sholat ku..
Ceritamu masih aku simpan dalam otakku..
Dan otak ini melarang keras untuk menghapusnya..
Hingga sering kepalaku terasa sangat sakit jika memaksanya..

Apakah kamu tau?
Aku masih ingin menjadi orang yang kamu ingat saat bangun tidur..
Aku ingin menjadi salah satu alasan kamu pergi sekolah..
Aku ingin menjadi mimpimu disetiap malam..
Aku ingin menjadi orang kamu cari setelah Tuhan dan keluargamu saat kamu dalam kesulitan..
Aku ingin mendengarkan lagi semua ceritamu,cerita masa lalumu,ataupun cita-citamu..
Aku ingin menjadi bahan obrolan manismu bersama teman-teman mu..
Aku ingin menjadi itu semua!

Apa salah jika aku belum sangat bisa melupakan kamu?
Apa salah jika aku masih mengharap kamu?
Apa salah jika aku mengidolakan kamu setiap hari?
Apa salah jika aku hanya ingin kamu tau tentang ini?

'Dan kamupun harus tau.. Rasa ini bertambah setiap harinya'

Minggu, 23 Juni 2013

Selamat pagi menjelang siang~
Aku tidak harap kamu yang aku maksud dalam cerita ini membacanya

Saat aku membiarkan kamu pergi..
Apakah kamu bertanya 'mengapa kamu membiarkan aku pergi?'
Sebenarnya aku sangat berharap kamu bertanya itu..
Mengapa? Aku melepaskan kamu, karena aku ingin sekali melihat bagaimana kamu saat aku lepaskan? Apakah kamu bisa tidak ada aku? Apakah kamu berbeda saat tidak ada aku?
Ternyata dugaan aku salah..
Aku pikir kamu akan berusaha untuk kembali, berusaha untuk mendapatkan alasan ini..
Ternyata tidak..
Kamu bagai hilang ditelan bumi, yang aku tidak tau sekarang kamu dimana setelah aku lepaskan..

Setelah mendapat kabar, kamu sudah ada jauh dari tempat aku tinggal..
Dan setelah mendapat kabar juga, bahwa kamu sudah mendapatkan cinta yang baru..
Yang menurutmu dia bisa memberikan apa saja yang kamu mau..
Yang menurutmu dia jauh lebih baik dari aku..
Yaaa.. aku tau dia pasti sangat jauh lebih baik dari aku..

'Tapi mungkin hanya aku yang masih punya sangat banyak hati buat kamu'
Itu kataku.. Yang ingin sekali kamu ketahui

Semoga kamu senang dengan cintamu yang baru~
Selamat sore..
Aku tidak harap kamu yang aku maksud dalam cerita ini membacanya

Disini aku hanya ingin berbicara..
Aku ingin sekali melihatkanmu pada dunia..
Pada Penciptamu, pada isi bumi, pada isi luar angkasa..
Pada alam dan seluruhnya..
Aku ingin sekali melihatkanmu dan membuktikan bahwa kamu itu ada..

Tapi saat ini, aku mencari kamu..
Aku sesekali berteriak 'Hei, kamu ada dimana sekarang?'
Tetapi kamu tidak mendengar itu..
Ataukah.. kamu mendengar tapi tidak mau membalas teriakanku?
Kalau begitu kenapa?

Namun aku berpikir lagi..
Ataukah ternyata kamu yang aku maksud hanya ada dalam ambang mimpiku saja?
Jadi sebenarnya kamu itu tidak ada?
Tapi aku sangat merasa adanya kamu.. walaupun dulu

Kamu begitu nyata..
Mengubah abu-abu menjadi berwarna cerah..
'Aku kangen kamu' itu yang ingin aku sampaikan jika kamu kembali hadir...
Walau kamu hadir dalam mimpi atau kenyataanku..

Satuan hari, puluhan, ratusan, ribuan, jutaan.... hingga kini
Aku masih tidak melihat tanda-tanda kamu akan kembali..
Akupun masih tidak tau kamu sebenarnya pergi kemana..
Dan apa alasan kamu meninggalkan aku..

'Aku menanti kamu dan entah sampai kapan aku menanti kamu...kembali'

Sabtu, 22 Juni 2013

Hai Kamu..
Apakah kamu masih mengingat aku?
Aku adalah orang yang pernah mengisi hari-hari kamu
Dan begitupun sebaliknya, kamu adalah orang yang pernah mengisi hari-hari aku
Apakah kamu berfikir, hariku jauh berbeda tanpa adanya kamu
Dan apakah kamu begitu? apakah juga harimu berbeda tanpa aku?
Aku tidak pernah tau apa yang persis kamu rasakan
Aku tidak pernah tau apa yang persis kamu fikirkan
Aku tidak bisa meramalkan sesuatu dari apa yang kamu lihat
Aku tidak bisa membaca tatapan kamu
Aku sama sekali tidak pernah mengerti
Dan aku hanya berharap kamu merasakan apa yang sedang aku rasakan juga

Aku merindukan semua hal itu, sayang.....
Aku merindukan kata-kata manismu sebelum aku terlelap tidur
Aku merindukan percakapan manis kita disebuah pesan singkat atau obrolan langsung
Aku merindukan semua candaan manismu
Aku merindukan semua cerita tentang cita-citamu saat kita berjalan melewati suatu tempat yang kau anggap itu ada dalam cita-citamu
Aku merindukan kata 'cepat sembuh ya kamu' saat aku terbaring sakit
Aku merindukan setiap ulang tahunku yang selalu ada kamu
Dan masih banyak yang aku rindukan darimu, sayang.....

Kini kamu ada dimana?
Sudah lelah aku mencarimu
Aku pertahankan rasa ini hingga akhirnya kamu datang
Tetapi saat kamu datang, kamu tidak sendirian....
Dan kamu......bersama.............pasanganmu........yang baru~

Jumat, 21 Juni 2013

Orang ke 3

Mengapa dalam suatu hubungan itu selalu ada kata 'orang ke 3'
dan berujung pada kata Aku,Kamu,dan Dia..
Mengapa tidak Aku dan Kamu saja? mengapa harus ada dia?
Apakah memang selalu begitu pada setiap hubungan yang akan terjalani?
Lihat saja, banyak sekali pasangan diluar sana yang selalu terlibat pada orang ke 3.
Dan untuk orang ke 3 itu sendiri, apa mereka tidak lelah untuk menghancurkan  hubungan pada setiap pasangan?
Aku tidak mengerti! Tapi, itu pula yang sedang aku rasakan.
Ada orang ke 3 didalam hubungan ku dengan pasanganku!
Apa itu akan berakhir? apa hubunganku dengan pasanganku akan berakhir begitu saja karena sesosok orang ke 3 itu?
Sudah lelah aku perjuangkan hubungan ini. Tetapi, lihat! orang itu tetap saja tidak henti-hentinya mengganggu hubunganku dengan pasanganku! apakah tidak ada pria lain ataukah wanita lain yang bisa ia dapatkan selain aku dan pasanganku?!
Ya Tuhan, bagaimana aku kuat? Hanya karna-Mu aku bisa dengan sabar melewati semua ini.
Namun, jika aku terus bersabar sesosok itu akan pergi?~